Postingan

Melukis Kebahagiaan Dalam Keterbatasan Dan Kesederhanaan

Gambar
  Unesa Journalism, Surabaya – Tiga bulan yang lalu tepatnya di bulan September, Yoni dan sang istri Maria Ulfa memutuskan untuk saling membantu di tengah pandemi COVID-19 dengan segala keterbatasan mencoba membagikan 50 porsi makan gratis kepada seluruh lapisan masyarakat yang melintasi Jalan Kedungsari, Surabaya dengan menu rumahan. Yoni memang punya usaha warung makan kecil-kecilan yang berada di sebuah kampus STIESIA kawasan Semolo Waru. Dari hasil berjualan di kantin kampus tersebut, beliau bisa menghidupi 9 anaknya dan dari hasil berjualan di kantin itu juga kemudian di sisihkan sebagian penghasilannya untuk membuka lapak makan gratis. Yoni adalah warga Kampung Malang Surabaya tepatnya di gang V No. 47 yang saat ini berusia 55 tahun. Ia mengungkapkan, awalnya hanya memasak sekitar 50 porsi makanan dengan lauk yang berbeda-beda setiap harinya. Karena saat ini ada beberapa masyarakat yang membantu pendanaan, jadi ia mampu memasak sekurang – kurangnya sekitar 100 porsi. ...

TIDAK AKAN LELAH DEMI KELUARGA

Gambar
  Unesa Journalism -  Kebersihan adalah bagian terpenting dari kesehatan, manusia sangat perlu menjaga kesehatan agar sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Tidak hanya kebersihan tubuh yang perlu dijaga namun kebersihan lingkungan atau tempat tinggal pun harus dijaga. Sosok bapak yang dikenal orang Nur imam atau imam ini telah berumur sekitar 50 tahun dan menjalani pekerjaan menjadi tukang sapu jalanan di tengah kota Surabaya sudah hampir 5 tahun lamanya ia bergelut di pekerjaan yang tidak semua orang mampu mejalaninya. Tukang sapu jalanan atau sering kali disebut para warga “Pasukan oren” sering kali kita lihat di jalanan besar di seluruh kota, pekerjaan mulia ini telah bapak Imam jalani tidak lebih karena untuk membiayai hidup istri dan para anaknya untuk kehidupan sehari-hari. Ia bercerita menjadi Tukang sapu jalanan atau Pasukan oren itu banyak sekali suka dan dukanya mulai dari omongan para tetangga yang tidak suka ketika pulang selepas bekerja,belum lagi res...

Usia Boleh Tua, Tapi Semangat Tetap Anak Muda

Gambar
Unesa Journalism, Sidoarjo – Setiap orang pasti mengingkan kehidupan yang makmur dan sejahtera di masa tuanya nanti. Menghabiskan waktu di rumah saja, bermain bersama cucu, menonton tv ataupun bersantai dengan menikmati secangkir teh hangat. Apalagi kalau bisa mengeksplore hobinya di masa muda dulu seperti berkebun, menjahit, membaca buku dan sebagainya, tentu akan lebih asyik dan “masa tua goals banget kan” .  Namun terkadang ekspektasi memang tidak sesuai dengan realita yang terjadi. Banyak orang yang harus tetap bekerja keras untuk bertahan hidup di masa tuanya. Ada juga yang bekerja untuk mengisi waktu luangnya agar tidak hanya menggangur di rumah. Hal tersebut sama seperti yang dilakukan oleh Suyati, seorang nenek berusia 64 tahun yang merupakan seorang pedagang warung nasi di daerah Sidokare, Sidoarjo.                                            ...

Rela Berkorban Waktu dan Tenaga Demi Muridnya

Gambar
Unesa Journalism -  Pandemi COVID 19 ini menyebabkan pemerintah menerapkan PSBB di beberapa daerah. Keadaan ini tidak mengurangi rasa semangat para pejuang ilmu dan mengajar. Kali ini   saya akan sedikit menceritakan beberapa guru yang kreatif dan ispiratif di tengah pandemi saat ini, seperti contoh seorang Guru asal Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik yaitu Bapak Robby Nugroho beliau merupakan guru SDN 2 Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Sejak bulan Juli 2020 sejumlah pertimbangan Pemkab Kepulauan Meranti telah menetapkan bahwa proses belajar dan mengajar tetap akan dilakukan dari rumah dengan sistem daring maupun luring. Beliau rela berkeliling ke rumah muridnya 4 kali dalam seminggu. Alasan pak Robby yaitu tidak semua muridnya memiliki Hand Phone dan sekaligus tidak bisa menggunakannya, tak hanya itu system layanan internet yang belum terjangkau oleh daerah tersebut menjadi salah satu alasan Pak Robby untuk memutuskan semua muridnya berkumpul di salah satu ru...

KETIDAK SENGAJAAN BERBUAH KEBERHASILAN

Gambar
  Gambar profil diri Chansa Aqilla A. Unesa Journalism -  Chansa Aqilla ,  atau biasa di sapa Chansa oleh teman-temannya. Ia adalah anak ke dua dari tiga bersaudara ini memiliki perawakan seperti broadcasting professional dan handal dengan umurnya yang masih tergolong cukup muda.mempunyai model berpakaian yang stylish cukup menjadi ciri khas dari dia. Gaya bicara cukup santai dengan intonasi yang pas membuat kita sadar bahwa ia memang cocok dengan passion yang ia inginkan dan ia cita-citakan. Chansa yang sudah populer di kalangan perlombaan bidang broadcasting ini sudah memenangkan beberapa perlombaan yang bergengsi, mulai dari juara 1 bertahan di news anchor broadcaster award 2018-2019 , lalu juara 1 dan 3 di festival tahunan sastra Universitas Negeri Surabaya dan Laksamana Universitas Gajah Mada dan beberapa perlombaan lain seperti Mcbrengos competition, mc porafest dan masih banyak lagi. Perempuan berumur 18 tahun ini sekarang memiliki pekerjaan sebagai freelance mc...

Masa Pandemi Menjadi Tantangan Baru bagi Guru

Gambar
Unesa Journalism -  Tahun 2020, ini tepatnya pada bulan maret menjadi tantangan baru bagi masyarakat sebab adanya musibah yang dinamakan pandemi covid-19. Pada pertengahann bulan Maret kemaren pemerintah meliburkan sekolah tatap muka dan menjadikan pembelajaran secara daring. Semua sekolah diliburkan mulai dari tingkat PAUD hingga sampai perguruan tinggi. Hingga saat ini juga murid-murid masih melakukan belajar-mengajar dirumah. Ketika saya mewawancarai ayah dari teman saya, yaitu bapak Choiruddin. beliau seorang guru. Beliau mengatakan “masa pandemi merupakan salah satu tantangan bagi guru, sebab kesulitan guru untuk memantau langsung keadaan murid tidak maksimal”. Pembelajaran yang biasa dilakukan di sekolah kini diganti dengan pembelajaran daring. Tak terkecuali di sekolah tempat bapak Choiruddin mengajar. “sekitar tanggal 16 Maret 2020 lalu sekolah tempat saya mengajar resmi meliburkan diri”. Ujar beliau Beliau menceritakan bagaimana pembelajaran selama pandemi. Beliau mengaj...

PERLAHAN KAMI MULAI BANGKIT

Gambar
   Unesa Journalism -  Maret 2020, virus Covid-19 telah menyebar berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Virus ini bermula dari negara China, hingga berita tersebut menyita perhatian dunia dan kemudian berbagai negara melakukan tindakan pemeriksaan kesehatan terhadap warganya untuk mengetahui apakah ada salah satu warganya yang terjangkit virus ini. Virus yang menyerang imun tubuh manusia ini mampu melemahkan tubuh manusia dan mengendap didalam tubuh hingga menyebabkan kematian. Pada bulan April 2020, Indonesia memiliki presentase yang begitu tinggi akan penyebaran virus Covid-19. Sehingga, berbagai kebijakan dikeluarkan oleh petinggi negara, seperti halnya melakukan karantina diri ( lockdown ), pemberlakuan  social distancing  serta kewajiban memakai masker saat berpergian dan rajin mencuci tangan. Dengan adanya pemberlakuan peraturan tersebut, berbagai macam dampak ikut bermunculan. Seperti halnya, pola hidup sehat yang mulai diterapkan membuat setiap masya...