KETIDAK SENGAJAAN BERBUAH KEBERHASILAN

 

Gambar profil diri Chansa Aqilla A.

Unesa Journalism - Chansa Aqilla, atau biasa di sapa Chansa oleh teman-temannya. Ia adalah anak ke dua dari tiga bersaudara ini memiliki perawakan seperti broadcasting professional dan handal dengan umurnya yang masih tergolong cukup muda.mempunyai model berpakaian yang stylish cukup menjadi ciri khas dari dia. Gaya bicara cukup santai dengan intonasi yang pas membuat kita sadar bahwa ia memang cocok dengan passion yang ia inginkan dan ia cita-citakan. Chansa yang sudah populer di kalangan perlombaan bidang broadcasting ini sudah memenangkan beberapa perlombaan yang bergengsi, mulai dari juara 1 bertahan di news anchor broadcaster award 2018-2019, lalu juara 1 dan 3 di festival tahunan sastra Universitas Negeri Surabaya dan Laksamana Universitas Gajah Mada dan beberapa perlombaan lain seperti Mcbrengos competition, mc porafest dan masih banyak lagi.

Perempuan berumur 18 tahun ini sekarang memiliki pekerjaan sebagai freelance mc di McBrengos dan sudah magang di salah satu stasiun televisi yang cukup ternama di Surabaya. Namun, walaupun disibuk kan dengan beberapa tugas dan urusannya, ia masih tetap mengikuti perlombaan yang bertujuan untuk mengasah lagi kemampuannya dalam dunia broadcasting tersebut. Perjuangannya untuk mencapai titik sekarang ini terbilang memotivasi siapapun yang mendengarkannya. Banyak sekali kisah menarik di hidupnya yang dapat kita ambil untuk motivasi dan ambisi agar bisa mengikuti jejak nya.

Melanjutkan studi dari SMA Muhammadiyah Surabaya ke Universitas bergengsi di Jawa Timur dengan peringkat 1 Universitas termuda terbaik yaitu Universitas Ciputra jurusan Ilmu Komunikasi dengan Beasiswa yang ia dapatkan sendiri dengan susah payahnya yang akhirnya membuahkan hasil memuaskan tersebut.

Di awali dengan kisah nya di bangku SMA, ia awalnya hanya sebatas mengikuti lomba broadcasting pertamanya dengan biasa saja. Namun setelah menang, ia sangat senang dan ingin sekali mengikuti lomba lainnya dan disitulah keaktifan seorang chansa untuk mencari info lomba dan beberapa informasi mengenai beasiswa nya.

Hasil kemenangan lombanya ia pergunakan untuk keperluan pribadinya dan mulai tidak meminta uang lagi kepada orang tuanya. Dan disitu lah pemikiran untuk ingin sekali membantu meringankan beban orang tuanya dan tidak ingin menyusahkan orang tua nya timbul. Mulai dari mencari beasiswa hingga mengumpulkan beberapa sertifikat kejuaraannya untuk masuk ke perguruan tinggi negeri dengan mudah lewar jalur undangannya.

Namun, jalan tidak semulus yang ia duga, ia tidak lolos untuk masuk ke perguruan negeri yang ia inginkan. Ia mulai memikirkan mau bagaimana dia kuliah apabila mengambil jalur mandiri, ia pun memikirkan bagaimana nanti susah nya orang tua dia untuk mencarikan biaya nya, bagaimana rasa capek orang tua nya, ia mulai memikirkan hal tersebut. Lalu ia mulai berangan apakah bisa ia masuk di perguruan swasta dengan harga yang cukup mahal dengan fasilitas terlengkap yang sudah banyak orang tau tersebut.

Bahkan, ia mulai memikirkan proses masuknya saja lebih rumit belum lagi uang yang sama besarnya yang harus di keluarkan oleh orang tua nya tersebut. Lalu ia mulai mengikuti kompetisi untuk mendapatkan beasiswa di universitas yang ia inginkan tersebut. Dimulai dengan tes wawancara maupun tes akademik ia tidak Lelah melaluinya sendiri dan alhasil chansa lolos dan termasuk dalam lima siswa di sekolahnya yang berhasil mendapatkan beasiswa untuk masuk di Universitas Ciputra tersebut.


Setelah keberhasilannya masuk kedalam universitas impiannya tersebut, ia mulai memikirkan bagaimana kehidupannya setelah masuk perguruan tinggi tersebut sedangkan ia masih tidak ingin merepotkan orang tuanya. Akhirnya ia mulai mendaftarkan diri mengikuti sebuah managemen mc di Surabaya yaitu Mcbrengos. Ia senang pekerjannya sejalan dengan bakat yang telah ia cukup kuasai sebelumnya. Ia mulai mendapat job pertamanya di sebuah event dan seterusnya ia berhasil mendapatkan pemasukannya sendiri tanpa meminta orang tua nya lagi. Tidak cukup sampai disitu, chansa mulai mendaftarkan diri di dunia pertelevisian sebagai mahasiswa magang di salah satu stasiun televisi ternama di Surabaya. Ia berhasil lolos dan menjadi bagian dari keluarga stasiun televisi tersebut walau hanya sebatas magang ia sudah senang menurutnya sebagai tambahan uang jajan nya selama berkuliah nanti.

Tidak ingin sukses sendiri di dunianya, ia mulai mengajak teman-temannya untuk berkontibusi sehingga mengikutinya agar bisa mendapatkan pengalaman dan bonus yang bisa mereka pakai dengan membangga kan orang tua mereka nantinya. Ia senang sekali bisa berdampak positif di lingkungannya dan bisa dipakai contoh motivasi oleh orang lain dan sekitarnya. Ia tidak menyangka bahwa langkah kecilnya dahulu bisa menjadi sebuah pengalaman besar yang ia dapatkan sekarang.

Di wawancara beberapa waktu lalu, chansa mengatakan “jangan takut dalam memulai, keberhasilan hanya bonus yang kita dapat jika kita berusaha keras dalam melalui prosesnya. Tetap semangat meraih cita dan jangan mudah putus asa”. Dan kata kata inilah yang membuat saya termotivasi. Sekarang ia menginginkan untuk membuka event organisasi nya sendiri dengan membuka lapangan pekerjaan yang bisa bermanfaat bagi orang lain juga.


UTS JURNALISTIK

FEATURE LOCAL HEROES 

IQBAL ZUKHRUFAL QOZI - 20041184067 - IKOM UNESA 2020A

 

Komentar